JAKARTA, Mediasaham.com — PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membukukan laba tahun berjalan Rp4,57 miliar pada periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026. Laba tersebut turun dibandingkan Rp15,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian, pendapatan usaha PTPP mencapai Rp9,37 triliun hingga September 2026, turun dari Rp10,74 triliun pada periode yang sama 2025.
 |
| Jalan Tol Lingkar Luar Bogor. Sumber foto: ptpp.co.id |
Pendapatan PTPP Turun 12,69%
Pendapatan usaha PT PP tercatat Rp9,37 triliun pada Januari-September 2026, turun Rp1,36 triliun atau sekitar 12,69% dibandingkan Rp10,74 triliun pada periode yang sama 2025.
Beban pokok pendapatan juga turun dari Rp9,12 triliun menjadi Rp8,20 triliun. Namun, penurunan beban pokok tersebut tidak sepenuhnya mengimbangi penurunan pendapatan, sehingga laba kotor turun menjadi Rp1,17 triliun dari Rp1,62 triliun.
| Uraian |
9M 2026 |
9M 2025 |
Perubahan |
| Pendapatan usaha |
Rp9,37 triliun |
Rp10,74 triliun |
-12,69% |
| Beban pokok pendapatan |
Rp8,20 triliun |
Rp9,12 triliun |
-10,04% |
| Laba kotor |
Rp1,17 triliun |
Rp1,62 triliun |
-27,61% |
| Beban usaha |
Rp550,97 miliar |
Rp595,32 miliar |
-7,45% |
| Kerugian penurunan nilai |
Rp180,98 miliar |
Rp224,97 miliar |
-19,55% |
| Beban keuangan |
Rp1,31 triliun |
Rp1,51 triliun |
-13,08% |
| Laba sebelum pajak |
Rp31,91 miliar |
Rp45,84 miliar |
-30,39% |
| Laba tahun berjalan |
Rp4,57 miliar |
Rp15,25 miliar |
-69,99% |
Laba Sebelum Pajak Rp31,91 Miliar
Setelah laba kotor, PTPP mencatat beban usaha Rp550,97 miliar, kerugian penurunan nilai Rp180,98 miliar, serta beban keuangan Rp1,31 triliun.
Di sisi lain, perseroan mencatat bagian laba dari ventura bersama sebesar Rp717,61 miliar dan bagian laba entitas asosiasi Rp29,92 miliar. Pendapatan lainnya tercatat Rp1,56 triliun, sementara beban lainnya mencapai Rp1,13 triliun.
PTPP juga mencatat beban pajak final Rp281,10 miliar. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan neto Rp27,34 miliar, laba tahun berjalan tercatat Rp4,57 miliar.