Sebelum Investasi Ketahui Cara Membaca IHSG

  • Share
cara membaca ihsg
Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/12/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada perdagangan akhir pekan Jumat (11/12/2020) dengan naik tipis 0,08 persen atau naik 4,63 poin ke level 5.938,33. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.

Para trader yang sukses dari saham mengawali karirnya dengan memahami indeks secara matang terlebih dahulu. Sebut saja IHSG, kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan ini merupakan representasi total perusahaan yang sudah tercatat di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Indeks IHSG digunakan untuk memberikan gambaran akan arah pasar dan kinerja portofolio perusahaan. Sehingga memahaminya sangatlah penting karena hal ini berkaitan langsung dengan pengambilan keputusan dalam bertransaksi saham.

Nah, bagi Anda yang masih pemula dalam dunia trading saham, simak ulasan cara membaca IHSG serta metode penghitungannya sebelum memulai berinvestasi di bawah ini.

Cara Membaca IHSG

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan secara berurutan untuk membaca IHSG. Berikut detail lengkapnya.

Kenali Kode dalam Grafik IHSG

Membaca IHSG mungkin sedikit merepotkan bagi Anda yang masih awam. Sehingga, akan lebih mudah jika mengenali kodenya terlebih dahulu.

Untuk mempermudah pemahaman Anda, bukalah satu platform yang menayangkan statistik IHSG. Sebagai contoh di website IDX, aplikasi khusus indeks saham, dan lain-lain. Pada dasarnya, semua menampilkan kode-kode yang sama dengan arti sebagai berikut.

  • Market

Bagian Market IHSG berisi banyak grafik yang menayangkan perubahan nilai IHSG yang terjadi selama perdagangan berlangsung. Angka yang muncul paling besar merupakan status indeks IHSG.

Selain itu, dalam Market juga menampilkan nilai kenaikan serta persentase yang dibandingkan dengan hari kemarin.

Perubahan harga akan terus terlihat seiring waktu sesuai dengan real time bursa efek. Bila semakin naik artinya kinerja saham bagus.

  • Open

Keterangan ini biasanya muncul di bagian bawah nilai IHSG real time yang memiliki arti sebagai nilai IHSG saat pembukaan awal jam bursa perdagangan.

  • Volume

Selanjutnya terdapat Volume (Share) yang menampilkan jumlah lembar saham yang diperdagangkan hari ini.

  • Turn Over

Turn Over merupakan total transaksi dalam rupiah yang terjadi hari ini.

  • Frequency

Frequency (x) menandakan bahwa transaksi jual beli saham hari ini sudah terjadi beberapa kali.

  • Status Perubahan Nilai

Untuk memperjelas perubahan nilai, digunakan penanda Up, Down, dan Unchanged. Up menyebutkan jumlah saham yang naik. Sebaliknya dengan Down, merupakan kalkulasi jumlah saham yang turun. Sedangkan Unchanged merupakan saham yang tidak mengalami perubahan sama sekali sejak kemarin.

  • High & Low

Keterangan High merupakan sebutan untuk menyebut saham IHSG yang sempat menyentuh nilai paling tinggi. Sedangakan untuk level terendah disebut dengan Low.

  • Market Cap.

Kata yang sering digunakan untuk menggantikan istilah kapitalisasi pasar ini merupakan nilai suatu perusahaan yang mencapai triliunan rupiah.

Itulah tadi cara membaca IHSG berdasarkan kode. Jika angka dalam kode tersebut berwarna hijau berarti IHSG sedang naik. Sementara warna merah menandakan saham IHSG sedang mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.

Penampilan indeks dapat dilihat berdasarkan waktu-waktu tertentu, yaitu per hari (1D), per minggu (1W), per bulan (1M), per 3 bulan (3M), per 6 bulan (6M), setahun (1Y), 3 tahun (3Y), dan 5 tahun (5Y).

Metode Perhitungan IHSG

Cara menghitung IHSG harian dapat dilakukan menggunakan metodologi rata-rata berdasarkan nilai pasar atau sebut saja Market Value Weighted Average Index. Formula yang diguanakan adalah:

Indeks = Nilai Pasar : Nilai Dasar x 100

Nilai Dasar dapat berubah karena pengaruh korporasi yang dapat menyebabkan jumlah saham bertambah atau berkurang. Sedangkan Kapitalisasi Pasar (Nilai Pasar) harus didapatkan menggunakan formula berikut:

Nilai Pasar = p1q1 + p2q2 + … + piqi +pnqn

Dari rumus tersebut, “p” merupakan Closing Price atau harga yang terjadi untuk emiten ke-i, kemudian “q” merupakan jumlah saham yang digunakan untuk perhitungan indeks. Sedangkan “n” adalah jumlah emiten yang tercatat di BEI sebagai perhitungan indeks. Cara menghitung IHSG bulanan juga sama seperti di atas.

Cara membaca IHSG dengan memahami kode dan metode khusus di atas bermanfaat sebagai pertimbangan sebelum Anda melakukan trading saham. Dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat dengan mudah mengetahui kondisi ekonomi Indonesia.

Pelajari perlahan penghitungan di atas sambil mengamati tren pergerakan IHSG. Kemudian, gabungkan dengan analisis fundamental. Lakukan hal tersebut setiap kali Anda akan bertransaksi saham. Perkaya juga wawasan Anda lebih banyak tentang IHSG dalam tautan kelas saham gratis.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.