Apa Itu Hak Istimewa Saham Preferen?

  • Share
hak istimewa saham prefen

Mungkin sebagian dari Anda, khususnya yang masih pemula dalam dunia investasi saham mengira jika saham hanya bisa dijual dan dibeli tanpa ada keistimewaan lain.

Ternyata dalam praktiknya, saham terbagi menjadi dua kategori kepemilikan. Namun dalam ulasan ini hanya akan membahas tentang hak istimewa saham preferen saja. Nah, sebelumnya, apakah Anda tahu apa itu saham preferen?

Saham preferen (preferred stock) merupakan saham kelas khusus yang ditetapkan istimewa karena memiliki beberapa hak-hak spesial dibandingkan saham biasa. Bentuknya dapat berupa lembaran bernilai ekonomi dari emiten. Untuk membedakannya dengan saham biasa, saham kategori ini memiliki huruf tambahan “P” di belakang 4 kode emiten.

Simak keterangan selanjutnya tentang nilai lebih dari saham preferen yang bisa dijadikan salah satu opsi saham terbaik untuk pilihan investasi Anda selanjutnya.

Keistimewaan Saham Preferen

Seperti yang disinggung di atas, saham memiliki hak kepemilikan khusus yang disebut saham prefen.

Lalu apa saja keistimewaan saham prefen? Berikut beberapa diantaranya:

  • Memiliki Wewenang

Saham preferen banyak hak istimewa, salah satunya berkaitan dengan wewenang. Perusahaan memberikan kewenangan kepada para pemegang saham preferen untuk memberikan hak suara dalam penentuan jajaran manajemen, direksi maupun komisaris.

Pemilihan jajaran penting perusahaan ini biasanya dilakukan setahun sekali saat Rapat Umum Pemegang Saham. Setiap investor memiliki satu suara untuk memilih. Sayangnya, jika bagi Anda pemilik saham biasa tidak akan mendapatkan hak suara tersebut.

  • Pembagian Hasil Menguntungkan

Hak istimewa saham preferen selanjutnya adalah perihal pembagian hasil. Biasanya jumlah nilai dividen yang ditetapkan lebih besar ketimbang pemegang saham biasa.

Pertama yakni keuntungan pendapatan tetap. Hasil tersebut didapatkan karena saham preferen memiliki karakteristik lain seperti obligasi. Dengan kata lain, bisa juga disebut sebagai instrumen gabungan antara saham biasa dan obligasi.

Pencampuran karakteristik tadi membuat kepemilikan saham preferen mendapatkan pendapatan tetap layaknya bunga obligasi, terlepas apakah perusahaan sedang untung atau tidak.

Tidak hanya mendapatkan penghasilan tetap, pemegang saham juga akan didahulukan dalam menikmati hasil keuntungan saham ketika perusahaan sedang mengalami pembubaran atau likuidasi. Lalu, ketika ada keuntungan yang tersisa, preferred stock investor juga akan mendapatkannya.

  • Klaim Diutamakan

Selain mendapatkan prioritas pembayaran modal dari perusahaan likuidasi, persoalan klaim juga didahulukan. Sebagai contoh, ketika ingin mengubah saham preferen menjadi saham biasa, Anda dapat dengan mudah mengajukan keputusan manajemen perusahaan.

Namun untuk mewujudkan keistimewaan saham preferen ini harus didukung dengan keputusan RUPS. Hanya pemegang saham biasalah yang memiliki hak suara tersebut.

  • Keamanan Terjamin

Keamanan juga merupakan salah satu yang menjadikan saham preferen lebih istimewa daripada saham biasa, karena para investor mempunyai hak atas kekayaan perusahaan serta pembagian dividen dalam daftar prioritas. Bahkan, ketika perusahaan bangkrut pun, pemilik saham kategori inilah yang terlebih dahulu mendapatkan uang hasil investasi.

Ditambah lagi dengan hak istimewa atas dividen yang menunggak. Apabila  tidak membayar, perusahaan akan mencatatnya sebagai hutang kepada investor.

Karakteristik saham preferen memang terjamin aman. Namun di lain sisi juga memiliki kekurangan. Saham ini dinilai kurang fleksibel karena sulit diperjualbelikan, sedangkan saham biasa lebih mudah dijual kembali karena jumlahnya banyak.

Meski begitu, saham preferen merupakan pilihan cocok untuk investasi jangka panjang yang memberikan banyak jaminan di masa depan.

  • Bersifat Kumulatif

Preferred stock investor masih memiliki satu kelebihan lainnya yang tak kalah menguntungkan dibanding empat keistimewaan di atas, yaitu kumulatif. Salah satu contoh saham preferen ini juga dapat disebut sebagai dividen yang tidak dibayar dalam satu tahun dan akan dibayarkan di tahun berikutnya.

Penundaan dividen terjadi saat direktur tidak mengumumkan tanggal pembagian dividen seperti biasa. Dari sini investor sudah paham bahwa hal tersebut merupakan kumulatif dari saham preferen. Walaupun begitu, bukan berarti tidak ada deviden yang dibagikan. Emiten terkait akan mencatat saham preferen kumulatif tersebut ke akun utang dividen yang harus segera dibayar ke para investor.

Dengan melihat daftar hak istimewa saham preferen di atas, dapat diketahui bahwa preferred stock lebih menguntungkan dibandingkan saham biasa. Untuk informasi lebih banyak lagi perihal kepemilikan saham atau informasi investasi lainnya, Anda bisa membaca artikel tentang saham di Indonesia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.