Ketahui Pengertian Emisi dan Emiten 

  • Share
pengertian emiten dan emisi

Di dalam dunia pasar modal, terdapat dua istilah yaitu emisi dan emiten yang menjadi pelaku pasar modal. Istilah pengertian emisi dan emiten sudah menjadi suatu hal yang umum diketahui oleh para pelaku investasi dan pasar modal.

Dalam bahasan ini, kita akan membahas satu persatu dari kedua istilah tersebut yang harus dijelaskan secara rinci atau mungkin hanya secara umumnya saja. Hal ini karena kedua istilah tersebut merupakan bagian penting yang perlu untuk dipelajari sebelum benar-benar terjun ke dunia investasi dan pasar modal.

Pengertian Emiten

Emiten dapat dikatakan sebagai pihak yang dapat melakukan penawaran umum ataupun penawaran efek. Menjual efek terhadap masyarakat dengan menggunakan dasar-dasar tata cara yang telah diatur oleh perundang-undangan merupakan suatu hal yang biasa dilakukan oleh emiten. Hal tersebut merupakan penjelasan dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Lebih lanjut lagi, pengertian emisi dan emiten dapat berbentuk perseorangan, atau perusahaan atau usaha bersama, asosiasi atau kelompok yang terorganisasi. Hal ini dapat diartikan demikian tergantung dengan penggunaan atau perealisasiannya.

Bentuk penawaran emiten pun dapat berupa efek dari surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, atau dapat berupa obligasi, tanda bukti utang, dapat pula berupa unit penyertaan kontrak investasi kolektif, beserta kontrak berjangka atas efek dan juga setiap dari fatik dan efek.

Adapun jenis efek lain dari emiten adalah sukuk. Yaitu efek syariah yang didalamnya terdapat akar dan cara penerbitan yang disesuaikan dengan prinsip syariah untuk pasar modal. Umumnya, emiten hanya akan melakukan penawaran efek melalui pasar modal untuk sukuk, obligasi dan saham.

Adapun pengertian umum emisi dan emiten di dalam KBBI dapat diartikan sebagai badan usaha yang memiliki tugas untuk mengeluarkan kertas berharga yang dapat diperdagangkan. Dari sini dapat diartikan bahwa emiten merupakan perusahaan yang sahamnya dapat diperjualbelikan di pasar modal. Namun tidak semua perusahaan dapat disebut sebagai emiten.

Emiten ini dapat diartikan pula sebagai perusahaan swasta ataupun BUMN yang memiliki tugas untuk mencari modal dari bursa efek dengan menggunakan cara tertentu. Emiten juga dapat berupa perusahaan yang terbuka ataupun perusahaan yang tertutup baik swasta ataupun BUMN.

Oleh karena itu, sangat diwajibkan bagi emiten untuk melakukan Initial Public Offering atau IPO atau go publik sebelumnya. Namun kenyataan di lapangan, terdapat perbedaan antara perusahaan publik dengan emiten.

Pengertian Emisi

Apa itu emisi? Emisi dapat diartikan sebagai proses penawaran sekuritas untuk dapat mengumpulkan dana dari investor. Perusahaan tersebut dapat menerbitkan obligasi ataupun saham kepada investor dengan menggunakan metode pembiayaan bisnis.

Adapun istilah emisi pun dapat mengacu kepada serangkaian saham atau obligasi yang telah ditawarkan kepada publik. Emisi umumnya berkaitan dengan seperangkat instrumen yang telah dirilis di bawah satu penawaran. Pengertian emisi ini seringkali dipaparkan dalam beberapa kelas saham terbaik sebagai salah satu ilmu tambahan bagi para pesertanya.

Untuk penerbitan sekuritas memiliki beragam bentuk. Perlu diketahui bahwa mungkin saja suatu perusahaan dapat memiliki emisi baru yang kemudian akan dirilis sekuritasnya untuk pertama kali atau dirilis sekuritasnya secara musiman. Yang mana perusahaan tersebut tentu saja sudah memiliki kemampuan untuk dapat menawarkan saham tambahan.

Namun secara umum, emisi akan cenderung merujuk terhadap penawaran tertentu. Sebagai contoh apabila suatu perusahaan menjual sekelompok obligasi selama 10 tahun kepada publik, maka saat obligasi tersebut akan disebut sebagai satu emisi tunggal.

Pengertian emisi dan emiten dapat diartikan pula apabila sebuah perusahaan membutuhkan modal untuk dapat bertahan di dalam dunia bisnis, memperoleh opsi yang dimiliki oleh perusahaan tersebut untuk mendapat pendanaan melalui penjualan saham ataupun menerbitkan obligasi.

Sedangkan dalam penawaran saham sekunder, bagian dewan direksi akan memberikan suara untuk menerbitkan lebih banyak lagi saham dan juga untuk dapat meningkatkan jumlah saham yang tersedia di pasar untuk dapat diperdagangkan. Dari situlah hasil penjualan saham tambahan kepada publik akan langsung masuk ke dalam perusahaan.

Hal ini pun berlaku juga apabila bisnis ingin memindahkan utang tersebut dan membuat utang baru di saat yang sama, maka pembisnis tersebut pun harus memutuskan untuk menerbitkan obligasi.

Itulah pengertian emisi dan emiten yang perlu untuk menjadi wawasan utama dalam dunia investasi dan pasar modal. Semoga bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.