Inilah Kelemahan Ichimoku Yang Harus Anda Ketahui

  • Share
kelemahan ichimoku

Sekarang ini ada banyak indikator trading saham yang umum digunakan oleh para investor ataupun trader. Salah satu yang sangat populer adalah Ichimoku yang merupakan indikator trading asal Jepang. Meski memiliki cukup banyak keunggulan, namun ada juga kelemahan ichimoku yang perlu dicermati.

Sesuai dengan namanya, indikator trading ini menjadi salah satu indikator yang sangat penting dari Asia. Meski awalnya lebih banyak digunakan oleh para investor dari kawasan Asia, namun kini Inchimoku sudah banyak diadopsi oleh investor dari berbagai negara.

Sekilas Tentang Indikator Trading Ichimoku

Sebelum membahas secara lebih jauh terkait dengan kelemahan dari indikator Ichimoku, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui tentang indikator tersebut. Tujuannya tak lain adalah untuk mengenal lebih detail terkait indikator trading tersebut.

Ichimoku Kinkyo Hyo  atau yang lebih populer dengan sebutan Ichimoku merupakan indikator trading saham yang dikembangkan oleh seorang Jurnalis asal Jepang. Secara etimologi, istilah ini terdiri dari 3 (tiga) suku kata yakni Ichimoku, Kinkyo, dan juga Hyo.

Ichimoku sendiri memiliki arti sekilas, sedangkan Kinkyo memiliki arti berupa keseimbangan, dan Hyo adalah grafik. Jadi, secara sederhana dapat dipahami bahwa Ichimoku Kinkyo Hyo adalah grafik indikator yang menggambarkan keseimbangan secara sekilas (equilibrium at glance).

Indikator ini pertama kali dikembangkan oleh seorang Jurnalis asal Jepang bernama Goichi Hosada pada tahun 1936 yang lalu. Goichi Hosada membutuhkan waktu selama lebih dari 20 tahun untuk mengembangkan dan menguji indikator trading tersebut. Sebelum akhirnya pada tahun 1969 dikenalkan ke publik melalui buku yang ia tulis.

Pada masa-masa awal kemunculannya, indikator trading ini hanya populer dan banyak digunakan oleh investor Asia saja. Terutama para investor yang berasal dari Jepang. Hal ini disebabkan terjemahan bahasa asing dari indikatir ini masih relatif cukup minim.

Para investor di Asia menggunakan indikator ini bukan hanya untuk melakukan trading saham. Namun juga beberapa komoditas lain seperti valuta asing, komoditas, dan produk-produk derivatif di pasar bursa lainnya.

Kelebihan Indikator Trading Ichimoku

Sebagai salah satu indikator trading yang cukup populer, Ichimoku diklaim memiliki sejumlah keunggulan. Keunggulan yang dimiliki Ichimoku sering dipaparkan melalui situs belajar saham terbaik. Beberapa keunggulan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. Ichimoku Termasuk Indikator yang Lengkap

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh indikator trading Ichimoku adalah kelengkapan yang dimiliki. Ichimoku termasuk ke dalam jenis indikator yang terbilang sangat lengkap. Pasanya, dengan hanya sekali lihat Anda bisa langsung melihat arah tren, support dan resistance, volatilitas, dan lain sebagainya.

Dengan demikian para trader bisa memahami secara lebih akurat terkait dengan berbagai indikator penting saat melakukan trading. Pada akhirnya hal tersebut bisa saja memperbesar peluang untuk mendapatkan profit dari trading yang dilakukan.

  1. Indikator Ichimoku Cukup Akurat

Kelebihan lain yang juga dimiliki oleh indikator Ichimoku adalah tingkat akurasinya yang sangat baik. Hal ini disebabkan indikator tersebut sudah didukung oleh cukup banyak komponen pendukung.

Selain memiliki cukup banyak komponen pendukung, indikator ini juga bisa digunakan untuk memprediksi harga komoditas beberapa periode ke depan. Hal ini bisa dilakukan karena indikator tersebut dilengkapi dengan awan (Kumo) untuk melihat pergerakan prakiraan harga.

Kelemahan Ichimoku Indikator Trading Saham

Selain memiliki beberapa keunggulan, Ichimoku juga mempunyai beberapa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kelemahan yang dimiliki Ichimoku.

  1. Kelemahan Ichimoku : Grafik Yang Terkesan Rumit

Salah satu kelemahan ichimoku yang banyak dirasakan oleh para investor adalah tampilan grafiknya yang terlihat begitu sulit. Terlebih bagi para pemula yang baru terjun dalam dunia analisis indikator perdagangan saham.

Hal ini dikarenakan indikator ini memiliki 5 (lima) garis yang terlihat saling menumpuk antara satu dan yang lainnya. Sehingga menyulitkan dalam proses pembacaan grafik indikator perdagangan saham.

  1. Kurang Relevan untuk Prediksi Harga Jangka Panjang

Kekurangan lain yang dimiliki oleh indikator Ichimoku adalah kurang relevan jika digunakan untuk memprediksi harga jangka panjang. Hal ini dikarenakan Ichimoku dihitung berdasarkan data historis sehinggamembuat kemampuan prediksinya sedikit kurang optimal untuk penggunaan jangka panjang.

Maka dari itu, banyak trader yang lebih memilih menggunakan indikator ini untuk time frame harian ataupun mingguan. Sebab bisa memberikan data yang lebih akurat bila dibandingkan dengan penggunaan jangka panjang.

Itulah beberapa kelemahan ichimoku yang perlu Anda ketahui. Kini dengan adanya pembahasan tersebut, Anda tidak perlu bingung lagi terkait dengan kelebihan dan kekurangan dari indikator trading Ichimoku.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.