Investor Moderat

  • Share
investor moderat

Dunia investasi semakin bergairah dengan makin banyaknya investor-investor pemula ikut terjun ke berbagai instrumen. Dengan beragam investor namun semuanya bertujuan sama yaitu mendapatkan keuntungan dari investasi. Keuntungan investasi beragam tergantung dari instrumen yang digunakan. Kali ini yang dibahas adalah jenis investor yang memenuhi dunia investasi Indonesia.

Tipe-tipe Investor Saham 

Profil risiko investasi bisa digunakan sebagai indikator dalam mengukur tingkat toleransi seorang investor pada risiko. Ketika diketahui profil risikonya maka kita bisa mengelompokkan investor tersebut dan memilih instrumen investasi yang sesuai. Ada 3 tipe investor saham yang perlu Anda ketahui:

  • Agresif

Tujuan tipe investor ini yaitu untuk mengembangkan nilai pokok investasi agar mendapatkan keuntungan maksimal dalam jangka panjang. Jangka waktu investasinya biasanya cukup panjang yaitu lebih dari 4 tahun.

  • Moderat

Investor moderat adalah tipe investor yang memiliki tujuan agar mendapatkan keuntungan berkala dan mempunyai pertumbuhan modal dalam jangka waktu menengah hingga panjang. Jangka waktu investasinya biasanya antara 3-4 tahun. Berdasarkan tipe investornya, maka profil risiko moderat adalah risiko yang ditentukan dari keberanian investor dalam berinvestasi. Profil ini menjadi pertimbangan bagi tipe investor ini dalam memilih instrumen investasi. 

  • Konservatif

Investor konservatif tidak bisa mentoleransi risiko tinggi karena investasi yang dilakukan hanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Sehingga bisa dikatakan profil risiko investor ini di level rendah.

Sekarang mari kita ulas tentang investor moderat. Sesuai dengan profilnya, investor moderat merupakan tipikal investor logis atau berada di tengah-tengah antara investor konservatif dan investor agresif. Artinya, investor jenis ini akan bertindak dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat dan pertimbangan logis. 

Dengan tipe seperti ini, maka investor moderat bisa berinvestasi di semua instrumen investasi jika ia mendapatkan informasi tentang investasi tersebut. Untuk itu mari kita bahas instrumen investasi yang cocok untuk jenis investor ini:

  1. Saham

Untuk saham, umumnya tipe investor ini akan lebih cenderung memilih saham blue chip di mana harga dan benefit yang diterima sebanding. Namun tidak menutup kemungkinan juga jika suatu waktu investor ini akan menempatkan dananya di saham IPO atau saham biasa jika ia melihat keuntungan dan risiko yang jelas.

  • Forex

Transaksi forex biasanya diminati oleh investor agresif. Namun, seperti yang telah disampaikan di atas, investor moderat mungkin saja akan menempatkan dananya untuk berinvestasi di trading forex jika kondisinya tepat. Misalnya, pada saat penurunan harga dolar, ia akan mengambil kesempatan tersebut untuk membeli, karena ia paham, kurs dolar akan kembali naik sehingga ia akan mendapatkan keuntungan selisih harga. 

  1. Reksadana 

Reksadana dikenal sebagai instrumen investasi yang aman. Bisa jadi. Reksadana yang kita kenal umumnya adalah reksadana saham. Reksadana saham adalah reksadana yang dikelola oleh manajer investasi dengan mengalokasikan 80% aktiva yang dimilikinya ke instrumen saham. Jenis sahamnya dipilih oleh manajer investasi sesuai dengan perhitungan dan pertimbangan khusus. 

Investor moderat menyukai investasi sejenis ini karena gain yang didapatkan akan lebih besar sesuai dengan tujuannya berinvestasi, namun tetap dalam koridor aman karena dilakukan oleh manajer investasi yang berpengalaman.

Bedanya dengan saham adalah pada pengelolaan, di mana reksadana menjadi tanggung jawab manajer investasi sedangkan saham dikelola langsung oleh investor. Bagi mereka yang ingin bermain saham tetapi tetap aman seperti investor moderat, maka reksadana saham menjadi instrumen investasi yang tepat.

Selain reksadana saham, investor moderat juga cocok dengan reksadana campuran, di mana dana reksadana tidak hanya ditempatkan di saham tapi juga di obligasi. Hal ini bertujuan untuk menurunkan tingkat risiko pergerakan harga saham sekaligus menjaga pendapatan dari reksadana secara rutin. Walaupun gain yang didapat tidak lebih besar dari saham, tapi reksadana jenis ini bersifat jangka panjang dan minim risiko.

Investor moderat menggunakan pertimbangan logis dan informasi akurat dalam melakukan investasinya. Sehingga tipe investor ini cukup ideal dan prospektif ketimbang tipe investor konservatif yang monoton dan lamban bertindak serta investor agresif yang terburu-buru dan riskan dengan risiko kehilangan aset. 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.